GOWA – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi Ke-76, Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi nyata. Bekerja sama dengan Pemerintah Desa Timbuseng dan Puskesmas Pattallassang, Rudenim Makassar menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk pencegahan stunting bagi ibu hamil dan balita yang berlokasi di Posyandu Anggrek, Dusun Balangpapa, Desa Timbuseng, pada Senin (19/01/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Rudenim Makassar, Rudy Prasetyo, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rudenim Makassar. Turut hadir pula Ibu Kepala Desa Timbuseng, bidan desa, serta para kader Posyandu setempat. Sebanyak 74 peserta yang terdiri dari warga sekitar, ibu hamil, dan balita antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan ini guna memastikan tumbuh kembang anak-anak di wilayah tersebut berjalan optimal.
Dalam sambutan pembukanya, Kepala Rudenim Makassar, Rudy Prasetyo, memberikan pengantar singkat mengenai tugas dan fungsi instansinya sekaligus menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para kader Posyandu. Beliau menekankan bahwa kesehatan ibu dan anak adalah fondasi utama masa depan bangsa. Kehadiran Rudenim Makassar di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat langsung serta memperkuat peran ASN sebagai pelayan publik yang memiliki kepekaan sosial tinggi.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan mendalam yang difasilitasi oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Pattallassang dan pengurus Posyandu Anggrek. Ibu hamil mendapatkan pemeriksaan kehamilan rutin, sementara balita menjalani penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan untuk memantau risiko stunting. Proses ini berlangsung tertib dengan dukungan penuh dari anggota DWP Rudenim Makassar yang turut membantu pendampingan peserta.
Sebagai langkah nyata intervensi gizi, Kepala Rudenim Makassar bersama Ketua DWP menyerahkan paket makanan tambahan bergizi kepada para peserta. Pemberian makanan tambahan ini bertujuan untuk memicu kesadaran orang tua akan pentingnya asupan nutrisi seimbang dalam mencegah terjadinya gagal tumbuh pada anak. Suasana keakraban nampak jelas saat jajaran Rudenim berinteraksi langsung dengan warga, menciptakan hubungan emosional yang harmonis antara instansi pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan wujud kontribusi aktif Rudenim Makassar dalam mendukung program prioritas nasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. Melalui bakti sosial ini, diharapkan kesadaran masyarakat di Desa Timbuseng mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat. Selain itu, aksi ini menjadi momentum bagi jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk terus menjalin silaturahmi dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan hasil yang memuaskan. Selain sukses memberikan layanan kesehatan, Rudenim Makassar juga berhasil mempererat hubungan baik dengan masyarakat setempat melalui pendekatan kemanusiaan. Langkah ini menegaskan bahwa peringatan Hari Bhakti Imigrasi bukan sekadar perayaan internal, melainkan bentuk pengabdian tulus bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat luas.
