MAKASSAR – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76, jajaran Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah. Aksi kemanusiaan ini diselenggarakan terpusat di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar pada hari ini. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian agenda penting sebagai wujud kepedulian sosial insan imigrasi terhadap sesama.
Kepala Rudenim Makassar, Rudy Prasetyo, hadir langsung memimpin rombongan pegawai dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya sendiri, ia tampak didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rudenim Makassar beserta sejumlah jajaran struktural dan staf. Kehadiran pimpinan beserta rombongan ini menunjukkan komitmen kuat Rudenim Makassar dalam mendukung program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Setibanya di lokasi, Rudy Prasetyo bersama para pegawai menjalani serangkaian prosedur pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, mulai dari pengisian formulir, pengecekan tekanan darah, hingga pemeriksaan kadar hemoglobin. Setelah dinyatakan memenuhi syarat medis oleh petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI), proses pengambilan darah pun dilakukan. Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun penuh semangat kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy Prasetyo menyampaikan bahwa partisipasi Rudenim Makassar dalam donor darah ini merupakan bentuk nyata dedikasi pegawai Imigrasi bagi bangsa. "Kegiatan ini bukan sekadar peringatan seremonial menjelang Hari Bhakti Imigrasi ke-76, melainkan wujud rasa syukur dan empati kami. Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini diharapkan dapat membantu jiwa-jiwa yang membutuhkan di rumah sakit," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, kehadiran anggota DWP Rudenim Makassar juga memberikan warna tersendiri dalam aksi sosial ini. Keterlibatan organisasi istri pegawai ini membuktikan bahwa semangat kepedulian di lingkungan Rudenim Makassar telah terbangun secara kolektif. Dukungan dari DWP diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk rutin mendonorkan darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan jiwa sosial yang tinggi.
Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Makassar. Selain manfaat sosial, aksi ini juga memberikan dampak positif bagi kesehatan para pegawai yang mendonorkan darahnya, seperti meningkatkan produksi sel darah merah baru dan menjaga kesehatan jantung. Sinergi antar-UPT Keimigrasian di Sulawesi Selatan dalam kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi internal.
Menutup rangkaian kegiatan, Rudy Prasetyo memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah bersedia secara sukarela mendonorkan darahnya. Ia berharap semangat "Bhakti Imigrasi" ini terus tertanam dalam sanubari setiap pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dengan bertambahnya usia Imigrasi yang ke-76, diharapkan institusi ini semakin jaya dan terus memberikan pelayanan serta kontribusi terbaik bagi negara.
