GOWA – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan dukungan terhadap program prioritas nasional, Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk pencegahan stunting. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Anggrek, Dusun Balangpapa, Desa Timbuseng, Selasa (12/05/2026).
Bekerja sama dengan Pemerintah Desa Timbuseng dan Puskesmas Pattallassang, aksi sosial ini dihadiri langsung oleh Kepala Rudenim Makassar, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rudenim Makassar, Bidan Desa, serta para Kader Desa Timbuseng.

Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari ibu hamil, balita, dan masyarakat setempat ini diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Rudenim Makassar. Dalam pengantarnya, beliau memperkenalkan tugas dan fungsi Rumah Detensi Imigrasi Makassar sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada para kader Posyandu.
"Posyandu adalah garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Kami hadir di sini bukan hanya untuk menjalankan tugas negara, tetapi untuk memastikan bahwa kehadiran ASN Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar," ujar Kepala Rudenim Makassar.
Setelah sesi pengenalan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi ibu hamil dan pemantauan tumbuh kembang balita oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Pattallassang, yang kemudian disusul dengan penyerahan paket makanan tambahan bergizi secara langsung oleh Kepala Rudenim Makassar bersama Ibu Ketua DWP Rudenim Makassar kepada para peserta sebagai stimulus nyata dalam pemenuhan nutrisi dan pencegahan stunting.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh keakraban dan kepedulian sosial. Aksi ini menjadi bukti kontribusi aktif pegawai Rudenim Makassar dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting di Indonesia.
Melalui semangat IMIGRASI UNTUK RAKYAT, Rudenim Makassar berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, memastikan bahwa pelayanan publik berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial.
