MAKASSAR – Menjelang pelaksanaan Cuti Bersama Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri Tahun 2026, Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar melakukan langkah proaktif dengan menggelar pengecekan menyeluruh terhadap seluruh sarana dan prasarana kantor. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rudenim Makassar, Rudy Prasetyo, ini dimulai pada pukul 09.00 WITA dengan menyisir setiap sudut ruangan, mulai dari area perkantoran hingga blok hunian deteni, guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga selama masa libur panjang.
Kepala Rudenim Makassar, Rudy Prasetyo, menegaskan bahwa inspeksi ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Harkamtib). Fokus utama pengecekan meliputi instalasi listrik di ruang kerja untuk mencegah korsleting, ketersediaan air bersih, serta fungsi alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu, sterilisasi perangkat elektronik yang tidak digunakan menjadi prioritas guna meminimalisir risiko kebakaran saat kantor ditinggalkan pegawai yang melaksanakan mudik atau cuti.
"Kami tidak ingin ada celah sekecil apa pun yang dapat memicu gangguan keamanan. Oleh karena itu, pengecekan fisik pada teralis, gembok pintu blok, serta optimalisasi fungsi CCTV di area vital dilakukan secara mendetail. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem pengamanan di Rudenim Makassar tetap kokoh dan berjalan sesuai SOP, meskipun intensitas aktivitas administratif berkurang selama hari raya," ujar Rudy Prasetyo di sela-sela peninjauan.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran struktural juga memberikan instruksi khusus kepada Regu Pengamanan yang akan bertugas selama masa cuti bersama. Petugas piket diminta untuk meningkatkan frekuensi kontrol keliling (troling) dan tetap waspada terhadap dinamika di dalam blok hunian. Komunikasi dan koordinasi berjenjang harus tetap berjalan lancar agar setiap potensi kendala dapat direspon secara cepat dan tepat sesuai protokol quick response.
Selain aspek keamanan fisik, pengecekan ini juga mencakup kesiapan sarana layanan publik bagi keluarga deteni yang mungkin melakukan kunjungan atau pengiriman barang. Dengan memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi prima, diharapkan integritas pelayanan dan pengamanan tetap selaras, sehingga seluruh jajaran dapat menjalankan ibadah hari raya dengan tenang dan institusi tetap dalam keadaan kondusif.
Kegiatan pengecekan ini diakhiri dengan apel kesiapan internal yang mempertegas komitmen seluruh jajaran Rudenim Makassar dalam menjaga citra positif Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui langkah mitigasi yang terukur ini, Rudenim Makassar optimis dapat melewati masa libur Nyepi dan Idul Fitri 2026 dengan aman, tertib, dan terkendali.
