GOWA – Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar menggelar aksi kemanusiaan. Kegiatan berupa bakti sosial ini dilaksanakan dengan mengunjungi Panti Asuhan "Istana Yatim Wahyu Ilahi" yang berlokasi di Jl. Mustafa Dg. Bunga No.34, Kabupaten Gowa, pada Kamis (08/01).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Sulawesi Selatan, Kepala Rudenim Makassar, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rudenim Makassar. Kehadiran para pejabat struktural beserta jajaran pegawai ini menjadi bentuk nyata kepedulian insan imigrasi terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian khusus.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Bapak H. Muh. Rizal selaku pengurus Panti Asuhan "Istana Yatim Wahyu Ilahi". Beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan ini. "Kami sangat bersyukur dan merasa terhormat atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian. Saat ini ada 25 anak di sini dan Alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat. Bantuan ini sangat berarti bagi operasional kami sehari-hari," ujar H. Muh. Rizal di sela-sela kegiatan.

Dalam sambutannya, Kepala Rudenim Makassar, Rudy Prasetyo menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhakti Imigrasi ke-76. "Kami hadir tidak hanya untuk menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga untuk berbagi kebahagiaan. Bakti sosial ini adalah wujud syukur kami dalam memperingati HBI ke-76, dengan harapan bantuan bahan pokok yang kami bawa dapat memberikan manfaat nyata bagi adik-adik di sini," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Sulawesi Selatan, Sahroni, juga menekankan pentingnya kepedulian sosial di internal organisasi. Menurutnya, semangat Hari Bhakti Imigrasi harus mencakup semangat melayani dan memberi. Ia berharap kegiatan ini dapat memicu semangat para pegawai untuk terus menebar kebaikan di luar lingkup pekerjaan rutin mereka.
Acara inti ditandai dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis berupa paket bahan pokok makanan (sembako). Penyerahan dilakukan secara bersama-sama oleh jajaran pimpinan dan Ketua DWP Rudenim Makassar kepada pengurus panti. Suasana penuh kekeluargaan tampak jelas saat para jajaran pegawai berinteraksi langsung dan memberikan semangat kepada anak-anak panti yang menyambut mereka dengan antusias.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan institusi imigrasi serta kesehatan seluruh penghuni panti asuhan. Melalui aksi ini, jajaran Imigrasi Sulawesi Selatan berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat sekitar, membuktikan bahwa imigrasi hadir tidak hanya sebagai penjaga pintu gerbang negara, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di masyarakat.
