Makassar, 14 Mei 2025 – Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar, Rudy Prasetyo, bersama sejumlah petugas Rudenim Makassar, hari ini turun langsung melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah pengungsi luar negeri asal Afghanistan di Kota Makassar. Aksi damai ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait dengan status dan harapan mereka kepada organisasi internasional yang menangani pengungsi.
Aksi unjuk rasa dimulai di depan Menara Bosowa, sebuah lokasi strategis yang menaungi kantor perwakilan UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) dan IOM (International Organization for Migration) wilayah Makassar. Para pengungsi dengan tertib menyampaikan orasi dan membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan dan harapan mereka terkait proses penanganan pengungsi di Indonesia. Kehadiran Kepala Rudenim Makassar dan petugas bertujuan untuk memastikan aksi berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, sekaligus memantau perkembangan situasi di lapangan.

Setelah menyampaikan aspirasi di depan kantor UNHCR dan IOM, kelompok pengungsi melanjutkan aksi mereka menuju Konsulat Australia yang juga berlokasi di Kota Makassar. Selama perjalanan dan di lokasi Konsulat Australia, petugas Rudenim Makassar terus melakukan pengawasan ketat, berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum.
Kepala Rudenim Makassar, Rudy Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya menghormati hak para pengungsi untuk menyampaikan aspirasi. Namun, ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama aksi berlangsung. “Kami hadir di sini untuk memastikan aksi unjuk rasa berjalan dengan damai dan tidak mengganggu ketertiban masyarakat. Kami juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya,” ujar Rudy Prasetyo di sela-sela kegiatan pengawasan.
Lebih lanjut, Rudy Prasetyo menjelaskan bahwa Rudenim Makassar memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan para pengungsi luar negeri yang berada di Kota Makassar yang sedang menunggu proses lebih lanjut. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan keamanan para pengungsi itu sendiri maupun masyarakat sekitar. Pihaknya juga terus berupaya menjalin komunikasi yang baik dengan para pengungsi untuk memahami aspirasi mereka dan menyampaikan informasi terkait proses yang sedang berjalan.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung hari ini berjalan dengan kondusif tanpa adanya insiden berarti. Para pengungsi menyampaikan aspirasi mereka dengan tertib, dan petugas Rudenim Makassar bersama aparat kepolisian terus melakukan pemantauan hingga aksi berakhir. Diharapkan, aspirasi yang disampaikan oleh para pengungsi ini dapat didengar dan menjadi perhatian bagi pihak-pihak terkait dalam penanganan isu pengungsi di Indonesia.
Kegiatan pengawasan dan pemantauan aksi unjuk rasa ini merupakan bagian dari tugas rutin Rudenim Makassar dalam menjaga ketertiban dan keamanan terkait keberadaan pengungsi luar negeri. Rudenim Makassar berkomitmen untuk menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dan humanis, dengan tetap memperhatikan hak-hak para pengungsi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
